puisi tentang sekolah sd
Sekolah Dasar: Jendela Dunia, Pintu Masa Depan – Puisi-Puisi Inspiratif
I. Bangku Kayu, Memimpikan Benih
Di bangku kayu sederhana ini,
Impian bersemi, tak kenal henti.
Huruf demi huruf, angka berbaris,
Menyusun asa, di tengah hiruk pikuk kelas.
Debu kapur menari-nari di udara, Menyaksikan tekad membara. Tawa riang memecah kesunyian, Mengukir kenangan abadi di hati.
Buku-buku tebal berjejer rapi,
Menyimpan ilmu, tak terperi.
Pensil menari di atas kertas,
Mencipta karya, penuh kreativitas.
Bangku kayu, saksi bisu,
Perjalanan panjang, menuju ilmu.
Tempat berbagi, tempat belajar,
Membangun karakter, pantang menyerah.
II. Guru Tercinta, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Guru terkasih, pejuang sejati, Tanpa kenal lelah membimbing kami. Menebar ilmu, setulus hati, Membuka cakrawala, seluas lautan.
Suara lembut menenangkan jiwa,
Menghapus ragu, membangkitkan asa.
Senyum hangat menyinari hari,
Memberi semangat, tak pernah berhenti.
Tangan terampil mengajar menulis,
Membaca, berhitung, tak pernah habis.
Membentuk pribadi yang berakhlak mulia,
Menjadi insan berguna, bagi nusa dan bangsa.
Guru yang terkasih, kami ucapkan terima kasih, atas jasa-jasamu yang tiada habisnya. Kami akan selalu mengingatmu, Sebagai pelita kehidupan, penerang hati.
III. Bendera Merah Putih, Kebanggaan Bangsa
Bendera Merah Putih berkibar gagah,
Lambang negara, harga diri bangsa.
Diiringi lagu Indonesia Raya,
Semangat berkobar, di dada membara.
Setiap pagi, kami menghormati,
Bendera Merah Putih, suci dan abadi.
Menjaga persatuan dan kesatuan,
Membangun Indonesia, yang adil dan makmur.
Merah melambangkan keberanian, Putih melambangkan kesucian. Bersatu kita jaga bersama, Bendera Merah Putih kebanggaan kita.
IV. Taman Bermain, Dunia Menyenangkan
Di taman bermain, dunia ceria, Gelak tawa anak-anak bergema. Ayunannya berayun, membumbung tinggi, Lupa beban, hati gembira.
Perosotan licin, meluncur bebas,
Menyambut tawa, tanpa batas.
Jungkat-jungkit naik turun silih berganti,
Menjalin persahabatan, sejati.
Pasir berbisik, cerita indah,
Membangun istana, megah dan gagah.
Bunga-bunga bermekaran warna-warni,
Menambah keindahan, taman bermain ini.
Taman bermain, tempat kami tumbuh,
Menjadi anak-anak yang ceria dan utuh.
Menjaga lingkungan, tetap asri dan bersih,
Agar taman bermain, selalu berseri.
V. Bel Sekolah, Pertanda Waktu
Bel sekolah berdering nyaring,
Pertanda waktu, terus berputar.
Waktunya belajar, waktunya bermain,
Waktunya pulang, bertemu keluarga.
Suara bel memecah keheningan,
Mengatur aktivitas, sepanjang hari.
Bel masuk kelas, semangat belajar,
Bel istirahat, melepas lelah.
Bel pulang sekolah, hati riang gembira,
Bertemu orang tua, tercinta.
Bel sekolah, pengingat waktu,
Manfaatkan setiap detik, dengan ilmu.
VI. Persahabatan Sejati, Tak Akan Pernah Usai
Di sekolah ini, kami bertemu,
Menjalin persahabatan, sejati.
Saling membantu, saling mendukung,
Dalam suka dan duka, selalu bersama.
Tawa dan canda, menghiasi hari,
Menyimpan kenangan, tak terperi.
Belajar bersama, bermain bersama,
Membangun persaudaraan, selamanya.
Persahabatan sejati, tak akan pernah usai,
Walau waktu berlalu, tak terasa.
Kenangan indah, akan selalu terpatri,
Di dalam hati, abadi.
VII. Kantin Sekolah, Tempat Mengisi Perut
Di kantin sekolah, ramai dan riuh,
Aroma makanan, menggugah selera.
Berbagai hidangan, tersaji di meja,
Mengisi perut, yang lapar dahaga.
Nasi goreng, mie ayam, bakso, soto,
Berbagai pilihan, menggoda mata.
Es teh manis, es jeruk segar,
Menyegarkan dahaga, di siang hari.
Kantin sekolah, tempat berkumpul,
Berbagi cerita, sambil menyantap.
Menjaga kebersihan, kantin sekolah,
Agar makanan sehat, selalu terjaga.
VIII. Perpustakaan Sekolah, Gudang Ilmu
Perpustakaan sekolah, gudang ilmu,
Tempat membaca, menambah wawasan.
Buku-buku tebal, berjejer rapi,
Menyimpan pengetahuan, tak terperi.
Membaca buku, membuka cakrawala,
Menjelajahi dunia, tanpa batas.
Menambah kosakata, memperluas pikiran,
Membangun imajinasi, tak terkira.
Perpustakaan sekolah, tempat yang tenang,
Untuk belajar, dan merenungkan.
Menjaga kebersihan, perpustakaan sekolah,
Agar buku-buku terjaga, selalu tersedia.
IX. Upacara Bendera, Menumbuhkan Nasionalisme
Setiap hari Senin, kami berbaris rapi,
Mengikuti upacara bendera, dengan khidmat.
Mendengarkan amanat, dari kepala sekolah,
Menumbuhkan nasionalisme, di dada.
Bendera Merah Putih berkibar gagah,
Diiringi lagu Indonesia Raya.
Membacakan Pancasila, dengan lantang,
Menjunjung tinggi, nilai-nilai luhur bangsa.
Upacara bendera, mengingatkan kami,
Akan perjuangan para pahlawan.
Menjaga persatuan dan kesatuan,
Membangun Indonesia, yang jaya dan sentosa.
X. Kenangan Indah Sekolah Dasar
Sekolah dasar, kenangan indah, masa-masa bahagia, tak terlupakan. Tempat belajar, tempat bermain, tempat bertumbuh, menjadi pribadi yang beriman.
Guru-guru tercinta, teman-teman sejati,
Akan selalu terukir, di dalam hati.
Kenangan indah sekolah dasar,
Akan menjadi bekal, di masa depan.

